Kamis, 25 Agustus 2016 - 07:52:32 WITA
Tim WCS Kunjungi Fasilitas Penangkaran Kura-Kura Leher Ular Rote Di Stasiun Penelitian Oilsonbai
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Konservasi - Dibaca: 1002 kali

Kupang, 22 Agusutus 2016_ Tim Wildlife Conservation Society (WCS) mengunjungi fasilitas penangkaran Kura – kura leher ular rote di Stasiun Penelitian Oilsonbai Kupang pada hari Kamis, 17 Agustus 2016 pukul 10.20 WITA. Rombongan terdiri dari 4 orang, Donal M Boyer Curator Herpetology Bronx  Zoo New York USA), Brian D Horne (Turtle Consevation Specialist, WCS Global ) , Jose Pedro (Singapore Zoo) dan Maslim (Turtle Conservation, WCS Indonesia Programm).

Di stasiun penelitian yang dikelola Balai Litbang LHK Kupang, Tim dari WCS melihat perkembangan penangkaran Kura – kura leher ular rote yang telah ditangkarkan sejak tahun 2009. Kegiatan diskusi juga  dilakukan oleh staf WCS dengan Grace S Saragih, peneliti Balai Penelitian dan Pengembangan LHK Kupang.

"Induk Kura-kura leher ular rote sehat dan cukup gemuk" tutur Boyer, yang juga merupakan seorang kurator herpetology di Kebun Binatang Bronx, New York, USA. Lebih lanjut Boyer juga menyarakan agar pemberian makan Kura-kura leher ular rote lebih bervariasi lagi.

Beberapa jenis makanan yang dapat diberikan seperti cacing, udang dan siput selain dari jenis makanan yang sering diberikan. "Pemberian multivitamin juga penting bagi pertumbuhan kura-kura leher ular rote" tambahnya.

Untuk perlakuan pada saat penetasan dan perkembangan tukik, Boyer menyarankan agar sesaat setelah tukik menetas, tukik disiram air.  Hal ini bertujuan agar tukik bersih.  Bubuk cangkang telur dapat di tabur di kolam.Paska pembersihan tukik selepas menetas, tukik ditempatkan ke dalam aquarium kecil. Masing-masing aquarium hendaknya diisi 3-4 ekor saja, jangan berlebih jelas Boyer.

Suhu dalam aquarium harus di jaga, tidak boleh lebih rendah dari 27deg tambah Boyer. Boyer memberikan alasan bahwa jika tukik rentan berada pada suhu dibawah 27deg; C.

Mengenai kolam indukan, Boyer memberikan saran agar ketinggian air kolam indukan harus lebih tinggi lagi dari kondisi sekarang.

Kolam yang ada sudah baik tambah nya. Kolam indukan berjumlah 3. Boyer menyarankan agar sebaiknya dibuat saluran antara satu kolam dengan kolam lain. Tujuan dari pembuatan saluran ini agar induk kura-kura dapat menghubungkan ketiga kolam yang ada, sehingga ruang yang ada menjadi lebih luas. [an]